Pelatihan Memasak Perdana dari DP3AK Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Jember
Pelatihan Memasak Perdana dari DP3AK Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Jember
Jember, 12 Agustus 2025 - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan DP3AKB Kabupaten Jember menyelenggarakan Pusat Pembelajaran Pemberdayaan Perempuan (Putaran) melalui pelatihan memasak. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan pelaksanaan pertama di Kabupaten Jember yang difasilitasi langsung oleh DP3AK Jawa Timur.
Pelatihan ini diikuti oleh Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Komunitas Kartini Jember, serta para penyintas kekerasan yang tergabung dalam binaan UPTD PPA. Tujuannya adalah memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal kemandirian ekonomi, sekaligus membangun rasa percaya diri dan semangat wirausaha di kalangan perempuan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DP3AK Provinsi Jawa Timur, Dr. Tri Wahyu Liswati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan besar agar pelatihan ini menjadi langkah awal untuk menginspirasi perempuan agar berdaya secara ekonomi. "Hari ini mungkin kita memulai dengan pelatihan memasak, tetapi ke depan kami akan berupaya menyediakan dukungan modal usaha bagi perempuan yang ingin mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah" ujar beliau.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala DP3AKB Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si, yang mengapresiasi inisiatif DP3AK Jawa Timur. Beliau menegaskan bahwa inovasi ini merupakan terobosan luar biasa yang akan menjadi amanah DP3AKB Kabupaten Jember untuk terus menjaga keberlanjutan program, sehingga mampu menjadi penopang kemandirian diri, keluarga, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Hadir pula dalam kegiatan ini Sekretaris DP3AKB Kabupaten Jember, Bapak Poerwahjoedi, SE., MM., staf DP3AKB Kabupaten Jember, serta staf DP3AK Provinsi Jawa Timur.
Pelatihan memasak kali ini berfokus pada pembuatan roti, seperti donat, pizza, dan roti manis. Materi yang diberikan tidak hanya mencakup teknik membuat roti yang lezat dan menarik, tetapi juga tips pengemasan dan strategi pemasaran sederhana, sehingga hasil pelatihan dapat diaplikasikan menjadi peluang usaha.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan keterampilan baru yang diharapkan menjadi titik awal bagi para perempuan tangguh untuk mengembangkan potensi diri, membangun kemandirian ekonomi, dan menjadi inspirasi bagi perempuan lain di lingkungan mereka.
Bagikan ke: