Kolaborasi Program Bangga Kencana dalam Momentum Bunga Desa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo
Kolaborasi Program Bangga Kencana dalam Momentum Bunga Desa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo
Pada Sabtu, 28 Juni 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan terpadu bertajuk Kolaborasi Program Bangga Kencana dalam Momentum Bunga Desa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, sebagai bagian dari peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) tahun 2025.
Kegiatan ini merupakan sinergi multi-sektor dalam mendekatkan layanan langsung ke masyarakat pedesaan, dengan fokus utama pada penguatan ketahanan keluarga, pencegahan stunting, peningkatan akses kesehatan reproduksi, serta perlindungan perempuan dan anak.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala DP3AKB Kabupaten Jember, Drs. MOH. DJAMIL, M.Si, dan dihadiri oleh para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari berbagai wilayah. Salah satu agenda utama adalah Orientasi TPK yang berlangsung di Aula Desa Sidomulyo, sebagai upaya penguatan peran kader dalam mendampingi keluarga, khususnya ibu hamil, menyusui, dan balita.
Para narasumber yang hadir dalam sesi orientasi antara lain:
· Dr. dr. I Nyoman Semita, Sp.OT, Spine (K) Direktur RSD dr. Soebandi Jember, membahas pentingnya peran layanan kesehatan dalam mencegah stunting.
· Ibu Siti Romlah, S.ST, Bd, S.Psi, M.M Ketua IBI Cabang Jember sekaligus Ibu Pokja IV TP PKK Kabupaten Jember, yang memaparkan strategi pendampingan ibu hamil dan balita oleh tenaga kesehatan.
· Ibu Diana Ruspita Malasari, SKM Kabid KB/KS DP3AKB, yang menjelaskan kebijakan program Bangga Kencana dan pencegahan stunting berbasis keluarga.
Dalam momen tersebut, hadir pula Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. atau yang akrab disapa Gus Fawait, yang menyampaikan pesan penting kepada masyarakat:
Untuk Ibu Hamil, jangan takut untuk berobat ke fasilitas kesehatan karena semuanya sekarang gratis.
Bupati juga menyerahkan sertifikat Siap Nikah dan Hamil kepada beberapa pasangan usia subur sebagai bagian dari edukasi kesiapan keluarga berencana dan upaya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan.
Bersamaan dengan itu, di Balai Desa Sidomulyo, dilakukan pelayanan KB gratis untuk masyarakat sebagai bentuk nyata dari komitmen peningkatan akses kesehatan reproduksi.
Sementara itu, kegiatan edukatif lainnya juga berlangsung di SDN Sidomulyo 5, yaitu Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) yang dipimpin oleh Drs. Joko Sutriswanto, M.Si, Kabid Perlindungan Anak DP3AKB. Sosialisasi ini dihadiri oleh para guru dan kepala sekolah, Hidayat Fitriyanto, S.Pd.
Beberapa isu penting yang dibahas antara lain:
· Penanganan anak dengan perilaku aktif berlebih yang membingungkan guru. Sekolah diarahkan untuk berkoordinasi dengan UPTD PPA agar anak dapat ditangani oleh psikolog.
· Langkah awal yang harus dilakukan sekolah untuk membentuk SRA, mulai dari kebijakan internal hingga pelatihan pendidik.
· Strategi melibatkan wali murid dalam edukasi perlindungan anak, seperti saat kenaikan kelas atau rapat sekolah.
· Tantangan geografis berupa rumah murid yang jauh dan sulit dijangkau, menyebabkan sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh. Namun, kurangnya pendampingan orang tua menjadi kendala utama yang perlu dicari solusi bersama.
Ketiga kegiatan besar ini—Orientasi TPK di Aula Desa, Pelayanan KB Gratis di Balai Desa, dan Sosialisasi SRA di SDN Sidomulyo 5—berlangsung serentak pada tanggal 28 Juni 2025 sebagai rangkaian Program Bunga Desa.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan Kabupaten Jember mampu menurunkan angka stunting, memperkuat ketahanan keluarga, serta mewujudkan Generasi Emas 45 yang sehat, berkualitas, dan tangguh menghadapi masa depan.
Bagikan ke: