DP3AKB Jember Dukung Penguatan Program Balita dan Lansia di Forum KSPK Jawa Timur
DP3AKB Jember Dukung Penguatan Program Balita dan Lansia di Forum KSPK Jawa Timur
Malang, 5–6 Agustus 2025 - DP3AKB Kabupaten Jember melalui perwakilan Bidang KBKS turut hadir dalam kegiatan Orientasi Pengasuhan 1000 HPK melalui Evaluasi Capaian Quick Win Program KSPK Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Atria, Kota Malang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Kerja KSPK Provinsi Jawa Timur dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kerja KSPK sebagai bentuk penguatan strategi pembangunan keluarga melalui program yang berfokus pada usia balita dan lansia. Kehadiran DP3AKB dalam forum ini mencerminkan komitmen Kabupaten Jember untuk terus mendukung upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sejak usia dini hingga lanjut usia.
Selama dua hari, peserta mengikuti serangkaian agenda yang mencakup evaluasi kegiatan terkait tumbuh kembang balita serta program lansia, yang disusun secara strategis untuk mengukur keberhasilan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Salah satu pembahasan utama adalah pencapaian target Quick Win yang telah ditetapkan melalui dua program unggulan, yakni Tamasya (Tanggap Balita Sejahtera) dan Sidaya (Siaga Lansia Berdaya). Melalui evaluasi ini, peserta diajak untuk melihat sejauh mana program berjalan sesuai sasaran, serta bagaimana langkah-langkah perbaikan dan penguatan dapat dilakukan ke depan agar manfaat program semakin dirasakan oleh masyarakat luas.
Selain evaluasi teknis, orientasi ini juga memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan di tingkat kabupaten/kota dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri serta BKKBN terkait pelaksanaan Quick Win Kemendukbangga yang mendorong setiap daerah untuk mampu berinovasi sesuai dengan kondisi spesifik wilayah masing-masing. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memotivasi para pengelola program agar dapat mengidentifikasi potensi, tantangan, serta solusi yang relevan dalam pembangunan keluarga.
Forum di Malang ini turut menekankan pentingnya membangun jejaring dan kemitraan lintas sektor. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan implementasi program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Peningkatan kapasitas peserta melalui diskusi, evaluasi, dan tukar pengalaman antardaerah menjadi nilai tambah yang sangat penting. Pada akhirnya, kegiatan orientasi ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sarana memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing, demi masa depan Jawa Timur yang lebih baik.
Bagikan ke: