Bimbingan Teknis Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan untuk Sukseskan KKN Kolaboratif di Kabupaten Jember
Bimbingan Teknis Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan untuk Sukseskan KKN Kolaboratif di Kabupaten Jember
Jember , 14 Juli 2025 - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di Kabupaten Jember, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Ketua PIC KKN Kolaboratif, serta para Dosen Pembimbing Lapangan dari 16 universitas yang hadir sebanyak 125 orang. Selain itu, turut hadir narasumber dari berbagai instansi, yakni DP3AKB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi atas semangat kolaboratif lintas sektor dalam mendukung program KKN yang tidak hanya menyasar aspek pendidikan, tetapi juga menyentuh isu-isu strategis daerah.
Pak Hermanto, selaku PIC KKN Kolaboratif, memberikan pemaparan mengenai empat tema tematik KKN tahun ini. Tema tersebut menjadi dasar arah kegiatan mahasiswa selama masa pengabdian di desa-desa lokasi penempatan.
Kegiatan teknis ini juga memuat pemaparan materi dari berbagai OPD. Di antaranya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjelaskan alur pelayanan pencatatan sipil, sementara Dinas Kominfo menyampaikan pentingnya pengisian data desa pada web PPID sebagai bentuk transparansi informasi publik.
Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan memberikan penjelasan tentang isu stunting serta angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB), yang menjadi perhatian penting dalam intervensi mahasiswa KKN di lapangan. Dinas Sosial turut memaparkan mengenai pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai dasar penyusunan program bantuan dan intervensi sosial. Sedangkan Dinas Pendidikan memaparkan strategi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang juga menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian.
Salah satu program unggulan yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah **Program Siaga Bucin** dari Bidang KBKS DP3AKB. Program ini menugaskan mahasiswa untuk melakukan pemantauan dan pelacakan calon pengantin, edukasi dan konseling, kampanye kreatif, hingga penyusunan rencana tindak lanjut yang berfokus pada pencegahan perkawinan anak dan penguatan kesiapan berkeluarga.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali DPL dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar dapat memberikan pendampingan optimal kepada mahasiswa selama KKN. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat disampaikan oleh para DPL kepada mahasiswa sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan pertemuan daring (Zoom Meeting) antara DPL dan mahasiswa untuk menyampaikan hasil bimbingan teknis secara menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat diharapkan semakin kuat demi mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Bagikan ke: